Pada saat kalian telah siapkan timun untuk kalian makan, apa saja yang biasa kalian lakukan? Biarkan kulitnya atau mengupas kulitnya? Bagi setiap orang pastinya mempunyai kesukaan masing-masingnya. Umumnya timun yang tidak dikupas kulitnya akan bisa jadi lebih pahit dan lebih renyah. Sementara itu bila timun yang telah dikupas kulitnya akan terasa lebih lembut. Namun, apakah ada cara terbaik dalam memakan timun? Dengan kulitnya atau tanpa kulitnya? agar kalian bisa tahu mengenai jawaban tersebut, silahkan simak penjelasan mengenai kulit timun sebagai berikut.

Timun memiliki kandungan nutrisi yang sangat banyak dibutuh oleh tubuh kita. Dan apabila kalian konsumsi dengan bersama kulitnya. Kulitnya lebih baik dibiarkan saja, atau juga tidak dikupas hingga habis. Bila kulit timunnya dikupas habis, kalian akan kehilangan bermacam nurtris yang sangat penting. Untuk kedepannya kalian tidak perlu untuk kupas kulit timun bila ingin konsumsi makanan tersebut.

1. Rendah kalori

Kalian tidak perlu khawatir bila kalian konsumsi banyak timun, contohnya pada lalapan, asinan, gado-gado, ataupun salad. Sebab, walaupun mempunyai banyak nutrisi, daging dan kulit timun yang hanya memerikan kadar kalori yang rendah, yakni 1 sampai 2 kalori di setiap irisan buah timun. Sebab timun juga memiliki kandungan air yang banyak, dengan begitu makan timun dapat membuat kalian lebih kenyang tanpa menimbun banyak kalori.

2. Kandungan vitamin K

Jangan kalian kupas kulit timun bila kalian tidak ingin kehilangan khasiat dari vitamin k. Vitamin yang satu ini dapat memicu produksi pada protein tertentu yang sangat dibutuhkan oleh tulang kalian sehingga bisa tetap padat dan kuat. Selain bermanfaat bagi kesehatan tulang, vitamin yang satu ini dapat memicu dan memperbaiki produksi sel baru pada tubuh. Darah kalian juga akan perlukan vitamin k untuk mencegah pendarahan dan agar tidak terlalu encer. Vitamin yang satu ini kalian bisa dapatkan dari kulit timun.

3. Kaya akan serat

Kulit timun mempunyai banyak kandungan serat yang tak larut. Serat tak larut merupakan jenis serat pangan yang tidak bisa larut pada air, jadi jenis serat yang satu ini yang akan lewati saluran pencernaan kalian dengan utuh. Sebab tidak bisa langsung terurai, serat tak larut bisa mampu dalam membantu lancarkan usus dan juga saluran pencernaan kalian melalui cara mendorong sisa-sisa zat-zat dan makanan yang telah diolah keluar dari tubuh.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *